Menu

Rabu, 8 Desember 2021 /

Kopi Sarangan, kopi bercita rasa pisang (SariAgri/Arief L)

sariagri.id - Senin, 4 Mei 2020 | 17:31 WIB

Editor: Arya Pandora

SariAgri -  Bagi penggemar berat kopi, minuman ini biasanya berasa pahit dan beraroma kuat. Namun berbeda halnya dengan kedai kopi yang dijumpai di Jalan Kawi Kelurahan Bulukerto Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan ini justru melahirkan inovasi baru, kopi beraroma  dan bercita rasa manis seperti buah pisang dan buah leci.

Terobosan unik ini, berhasil meningkatkan usaha kopinya, khususnya saat ramadan dan diberlakukannya himbauan bekerja dari rumah. Bahkan penggemar kopinya juga menarik kaum hawa.

“Alhamdulillah, usaha kopi di kedai saya meningkat, mulai awal ramadan kemarin. Banyak yang pesan kemasan atau diseduh disini sambil berbuka puasa. Kebanyakan yang beli justru perempuan, mungkin karena rasanya yang unik, tidak pahit namun justru manis seperti buah leci dan harum seperti aroma pisang raja, “ aku Yosep Cahyo Wibawanto pemilik kedai kepada SariAgri.

Lebih jauh Yosep menyebutkan, kopi miliknya tidak seperti kopi hitam pada umumnya, namun justru terlihat seperti kecoklatan dan cenderung manis, meski tanpa tambahan gula sedikitpun.

Kendati demikian konsumen pria juga banyak yang memesan atau sekedar mencicipi di tempat sambil bersantai bersama rekan kerja. seperti yang diungkapkan Arman, warga kota Magetan yang telah lama menjadi pelanggan kedai kopi sarangan. Menurutnya ada keunikan kopi sarangan di kedai Yosep, karena berbeda dengan kopi yang umum dijual.

“Semenjak ada kopi unik, aroma pisang raja ini, saya jadi sering mampir kesini. Kadang sama teman kerja atau sendiri. Rasanya unik, tidak menghilangkan unsur cofeein yang bikin mata melek dan tidak bikin perut kembung, “ paparnya sambil tersenyum.

Ungkapan senada juga disampaikan Fitri, seorang desainer arsitektur asal Bandung yang tengah mengerjakan sebuah proyek di Magetan. Menurutnya, ia adalah penggemar kopi tulen, tapi semenjak mencicipi kopi Sarangan, kini dirinya makin jatuh hati dengan rasanya yang unik.

“Saya ini sering dapat job hingga ke aceh, ada kopi gayo, dan ke pelosok daerah lainnya. Namun disini beda, kopinya unik, ada aroma pisang raja, tidak pahit cenderung manis dan saya suka. Terutama kalo saya tengah begadang mengerjakan rancangan, pasti saya pesan kopi sarangan ini,” ujarnya tanpa bermaksud promosi.

Fitri juga menambahkan, saat sahur minum kopi ini, paginya badan tidak loyo dan justru bertenaga. Sehingga segala aktifitas di siang hari saat berpuasa terasa ringan.

Sementara menurut Yosep, kopi aroma pisang raja ini merupakan satu-satunya di Magetan. Kopi unik ini sudah diproduksinya semenjak dua tahun yang lalu. Biji kopi yang diolahnya sengaja didatangkan dari perkebunan Sarangan.

Untuk proses produksi kopi sarangan, langkah pertama memilih biji  kopi yang cenderung berwarna hijau atau muda, sehingga rasa kopi sarangan benar-benar masih alami dan berbau pisang raja.

Setelah diseleksi, biji kopi tersebut dioven dan digoreng  dengan mesin khusus, kurang lebih 20 menit. Kemudian diproses menggunakan alat penggiling kopi untuk mendapatkan aroma dan rasa asli biji  kopi sarangan.

Sebelum disajikan,  kopi terlebih dahulu ditakar sesuai ukuran agar tidak mengurangi rasa kopi, saat dinikmati. rasanya yang khas menjadikan pengunjung atau penikmat kopi sarangan ingin berulang kali menyedu atau meminum kopi beraroma pisang raja ini.

Baca Juga: Sambil Ngabuburit, Inilah Minuman Paduan Teh dengan Kulit Kopi di Sidoarjo
Jadi Resep Populer di Masa COVID-19, Ini Kisah Terciptanya Banana Bread

“Saya sengaja menyortir biji kopi arabica asal perkebunan sarangan yang berwarna lebih muda atau hijau untuk mendapatkan aroma rasa pisang raja,” ulasnya sambil menunjukan biji kopi yang dimaksud.

Yosep menambahkan, yang harus diperhatikan biji kopi arabica yang diseleksi harus lebih gepeng dan lebar dengan garis tengah cenderung lurus serta bauh mentahnya cenderung ke pisang raja.

Kopi aroma pisang raja produksi Yosep, selain dipasarkan di sekitar Madiun, Ngawi dan Magetan, juga telah merambah konsumen luar kota seperti Surabaya, Bandung, Jakarta hingga Kalimantan. Untuk harganya pun cukup terjangkau, 1 bungkus kopi aroma pisang raja seberat 1 ons dijual dengan harga Rp 35.000 (Arief L/SariAgri Jawa Timur)

SHARE