Menu

Rabu, 8 Desember 2021 /

Nanggok ikan atau menangkap ikan yang diikuti ratusan warga (Sariagri/Romi)

sariagri.id - Senin, 12 April 2021 | 11:45 WIB

Penulis: Romi M, Editor: Andry

SariAgri - Indonesia memiliki beragam tradisi salah satunya tradisi nanggok atau menangkap ikan yang dimiliki Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Tradisi nanggok atau menangkap ikan ini menggunakan tangan dan alat bantu seperti jaring. 

Selain pelestarian nanggok tebat (kolam) yang menjadi tempat nanggok ini merupakan tempat pengembangbiakan ikan. Ikan yang dilepas dari kecil tidak boleh diambil atau dipanen hingga ada kesepakatan warga.

Tradisi nanggok ini masih lestari salah satunya di Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Minggu (11/4). Ratusan warga bersama Bupati Lahat,  Cik Ujang melakukan nanggok di Tebat Lempaung.

Ratusan warga sebelum acara dimulai sudah memenuhi tepian tebat. Warga tidak boleh masuk ke dalam tebat sebelum ada aba-aba.

"Sebelum masuk ke dalam tebat dan menangkap ikan terlebih dahulu kita berdoa. Doa ini kita panjatkan sebagai bentuk syukur atas rezeki, dilindungi saat nanggok dan tentunya meminta agar dapat ikan yang banyak," terang Aziz, warga setempat.

Sementara Bupati Lahat, Cik Ujang mengatakan bahwa tradisi nanggok ikan ini harus tetap lestari karena merupakan warisan leluhur yang juga akan menjadi warisan anak cucu.  

Cik Ujang menambahkan jika banyak sekali hal positif dari nanggok ini yakni menjaga silaturahmi, menjaga ekosistem ikan, dan tentunya membantu warga sehingga warga kerap mengkonsumsi ikan. 

Tidak hanya itu, ikan yang dilepas di kolam baru bisa diambil setelah ada kesepakatan bersama akan memupuk sikap patuh dan disiplin warga. 

"Tradisi ini harus kita kembangkan jadi destinasi wisata sehingga selain bisa panen ikan warga juga bisa mendapatkan manfaat secara ekonomi jika banyak wisatawan yang datang. Kegiatan ini sangat menarik dan belum tentu dimiliki daerah lain. Untuk itu mari kita jaga dan kita lestarikan," pintanya.

Bupati Lahat,  Cik Ujang   diminta warga untuk mengibaskan jala (Sariagri/Romi)
Bupati Lahat, Cik Ujang diminta warga untuk mengibaskan jala (Sariagri/Romi)

Dalam nanggok ini, Bupati Lahat diminta warga untuk menebarkan jala ke kolam. Cik Ujang yang memang hobi menjala tampak begitu piawai. Di sisi dan dalam kolam  ratusan warga tampak begitu semangat menangkap ikan. Hampir di semua sudut kolam dipenuhi warga.

Keseruan juga tampak saat ikan yang sudah berada di tangan warga seketika melompat.  

"Nah lepas lagi," seru salah satu peserta nanggok.

Video Terkait:

SHARE