Menu

Sabtu, 31 Juli 2021 /

Ilustrasi Rasa Kantuk. (Freepik)

sariagri.id - Selasa, 13 April 2021 | 14:00 WIB

Editor: Tatang Adhiwidharta

SariAgri -  Bulan Ramadan telah tiba, kaum muslim diwajibkan untuk berpuasa. Namun, ada sesuatu yang kerap terjadi ketika Kita berbuka puasa, kenapa rasa kantuk muncul?

Terlebih usai berbuka puasa dengan makanan dan minuman favorit, rasa kantuk itu datang menyerang dan ingin membawa Kita untuk segera tidur.

Belum lagi baru pulang kerja, Kita harus menyetir agar bisa sampai di rumah. Usai sampai rumah, masih harus menjalankan kewajiban solat Tarawih.

Nah, kenapa habis berbuka puasa rasa kantuk bisa muncul, apa saja penyebabnya dan cara mengatasinya bagaimana?

Usai Buka Puasa Rasa Kantuk Muncul

Rasa kantuk muncul setelah kita berbuka puasa bisa disebabkan beberapa hal. Ini tentu berhubungan dengan makanan yang kita konsumsi, seperti:

1. Usus Mencerna Lebih Keras

Selain mengalir ke otak, usus membutuhkan banyak darah untuk membantu mencerna makanan yang telah masuk. Menurut William Ja, seorang associate professor neuroscience di Scripps Research Institute, Florida, tubuh yang tiba-tiba mendapat serangan makanan dalam jumlah besar, menjadi salah satu penyebab terserang rasa kantuk.

Baca Juga: Begini Tips Praktis Agar Aman Berpuasa Selama Ramadan
Tips Mengolah Timun Suri Jadi Penyegar Buka Puasa

Hal ini akan membuat usus harus berusaha lebih keras dalam mencerna makanan. Keadaan ini memaksa otak untuk menyalurkan sejumlah besar sel darah ke usus kita.

Sel darah yang dikirim secara tiba-tiba ke usus, secara tidak langsung membuat pasokan darah di otak berkurang. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan kita terserang rasa kantuk yang besar.

2. Kadar Gula Meningkat

Hampir semua makanan yang masuk ke dalam tubuh akan meningkatkan kadar gula darah. Semakin berat makanan yang dikonsumsi, maka semakin besar pula insulin yang akan diproduki oleh pankreas.

Insulin lantas beraksi terhadap protein di dalam otak dan menghasilkan hormon tidur yang biasa disebut serotonin. Serotonin inilah yang bertugas untuk memberitahu otak agar kita segera tidur karena mengantuk.

Seorang ahli gizi di Banglore, Dr. Anju Sood, mengatakan apabila kita banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat dan gula, maka zat serotonin pun akan menstimulasi rasa kantuk.

Untuk terhindar dari serangan rasa kantuk usai berbuka puasa, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Adalah makan secukupnya, ada baiknya saat berbuka jangan mengonsumsi makanan secara berlebihan. Mulailah dengan minum segelas air putih atau boleh juga segelas es teh manis.

Setelahnya bisa dilanjutkan dengan sedikit nasi untuk membuat perut yang lapar sedikit kenyang. Ingat jangan makan nasi terlalu banyak dan usahakan untuk berhenti makan sebelum kenyang.

Ketika kantuk menyerang, biasanya untuk menghilanginya dengan cara mandi terlebih dahulu. Setelah seharian penuh melakukan berbagai aktivitas, tubuh pasti akan merasa lelah. Apalagi kita sedang menjalankan puasa.

Sebelum berbuka puasa, ada baiknya mandi terlebih dahulu agar tubuh terasa lebih segar. Jika tidak sempat, bisa diganti dengan membasuh wajah.

Perlu diingat, setelah makan, usahakan untuk tidak bersantai-santai atau tidur-tiduran. Segera lakukan aktivitas lain agar membuat tubuh bergerak seperti bermain game, karena tubuh yang bergerak akan secara tidak langsung mengusir rasa kantuk yang menyerang.

Video terkait:

SHARE