Menu

Selasa, 25 Januari 2022 /

Petani Kangkung di Lombok. (SariAgri/Yongki)

sariagri.id - Jumat, 16 April 2021 | 04:00 WIB

Penulis: Yongki, Editor: Tatang Adhiwidharta

SariAgri -  Permintaan sayur Kangkung di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkat drastis selama bulan suci Ramadan. Meningkatnya pesanan membuat para petani sayur kangkung kewalahan menerima pesanan hingga ribuan ikat.

Nurasiah, salah seorang petani Kangkung di Desa Sembung, Kecamatan Narmada, Lombok Barat mengatakan, pesanan yang ia terima tidak hanya datang dari dalam daerah melainkan untuk kebutuhan pulau bali.

"Pesanan banyak sekali sepekan terakhir ini, apalagi yang di pulau bali, permintaannya bisa dibilang juga meningkar," ucap Nur.

Dalam sekali panen diakui Nur, para petani di Desanya bisa medapatkan puluhan ikat atau satu paket sayur kangkung, yang isinya 100 ikat. Rata rata, sekali panen bisa mencapai satu ton sayur kangkung yang di packaging dengan karung.

"Dalam sekali panen biasanya kita dapat 100 ikat atau satu paket, yang lansung kita jual ke pasar, sementara untuk pengiriman kita kumpulkan dulu ke distributornya yang akan mengangkutnya ke Bali," tuturnya.

Meningkatnya permintaan membuat harga kangkung di Lombok kata Nur meningkat 100 persen, hal tersebut karena stok kangkung di para petani semakin menipis. Belum lagi, Pada bulan ramadan tahun ini permintaan sayur kangkung di pasaran relatif tinggi.

Adapun satu ikat sayur kangkung yang awalnya di jual dengan harga Rp 1.500 naik hingga 100 persen menjadi Rp 2.500. selain itu, kangkung lombok di kirim setiap harinya beberapa ton ke pulau dewata bali. "permintaan pulau Lombok dan Bali saat ini sangat tinggi sehingga petani kangkung kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar," sambung Nur.

Baca Juga: Cocok Untuk Pemula! Ini 7 Tips Menanam Kangkung
Pada Saat Pandemi, Permintaan Sayuran Hidroponik Semakin Tinggi

Tanaman kangkung sendiri merupakan tanaman yang bisa tumbuh di mana saja, namun hanya kangkung Lombok yang di budidaya seperti padi, dan tidak di pupuk hanya di kontrol air dan tanaman rumput liar lainya.

Adapun kangkung Lombok terutama kangkung di wilayah Kecamatan Narmada sangat terkenal di seluruh wilayah tanah air karena rasanya yang legit dan tidak keras, tanaman ini sangat di minati menjadi barbagai macam menu terutama pelecing, pecel dan lain sebagainya.

Saat ditanya soal budidaya Kangkung, Nur mengaku bahwa Kangkung Lombok tidak bisa berkembang di pulau lainya di indonesia, karena hanya di Lombok kangkung bisa di budidaya layaknya padi. Sementara di tempat lain hanya kangkung darat yang tidak se enak kangkung lombok.

Dengan memanfaatkan Luas areal tanaman kangkung yang mencapi 100 hektar lebih, Nur dan Petani lainnya mengaku bisa lebih leluasa untuk membudidayakan kangkung dan mampu tumbuh subur di segala musim. Hal itukah yang membuatnya bisa mengontrol stok dan penjualannya setiap hari.

"Kalau tidak luas dan areal tanam kita memadai, kita juga tidak mungkin bisa mengirim sebanyak ini ke luar daerah," pungkasnya.

Video terkait:

SHARE