Menu

Selasa, 19 Oktober 2021 /

Bupati Garut Rudy Gunawan. (Ant)

sariagri.id - Selasa, 20 April 2021 | 14:20 WIB

Penulis: Jayadi, Editor: Tatang Adhiwidharta

SariAgri -  Untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Garut, Jawa Barat, berencana kembali mengaktifkan pasar malam bazar Ramadan di sekitar bilangan pusat Kota Garut.

“Kami sedang mengkajinya,” ujar Bupati Garut Rudy Gunawan, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, pemulihan ekonomi masyarakat, memegang peranan penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Rencananya jalur yang akan digunakan yakni sepanjang Jalan Ahmad Yani mulai dari bilangan Kantor Pos Cabang Garut, SMPN 1-2 Garut hingga kantor Lapas IIB Garut, atau sebelum Alun-alun Otisata Kota Garut.

“Saya sudah koordinasikan dengan camat, mari bersama-sama memberi ruang berusaha untuk warga berkreasi dengan bazar ramadan dan pasar takjil agar semakin terbuka ruang pemulihan ekonomi,” kata dia.

Untuk mendukung rencana itu, Rudy meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pembukaan pasar bazar ramadan tersebut memperhatikan tiga hal.

“Pertama, fasilitasi, semua pihak agar mendukung pelaksanaan bazar ramadan, tidak dipersulit,” kata dia.

Baca Juga: Program BPNT Mampu Tekan Harga Sayuran di Garut Saat Ramadan
Sepi Akibat Pandemi, Disperindag Kota Semarang Segel Kios Pasar Bulu

Kedua, tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Garut mengawal sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas, untuk membantu kebersihan dari masing-masing UMKM.

“Bentuk tim yang tiada henti mengingatkan penerapan protokol kesehatan, tegur bila ada kesalahan, termasuk semua pedagang harus pakai masker,” pinta dia.

Ketiga, optimalkan produk lokal dan pastikan semua produk yang dijajakan adalah produk lokal UMKM/usaha rumahan Garut.

“Utamakan yang berjualan adalah orang-orang Garut, biasanya justru di jalan-jalan strategis itu saat Ramadan banyak sekali pedagang musiman dari luar kota,” kata dia.

Upaya ini perlu dilakukan untuk melindungi pelaku usaha pribumi terutama saat pandemi Covid-19 saat ini. “Ini bukan menghalangi orang berjualan, tapi kita harus utamakan warga Garut, karena ini sangat penting untuk pemulihan ekonomi warga,” ujarnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan pasar bazar ramadan, Rudy meminta pihak kepolisian dan dinas perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas sebaik mungkin, sehingga tidak menimbulkan sumber kemacetan baru.

“Macet sedikit wajar, tapi jangan sampai kemacetannya dalam tahap yang mengganggu banyak orang,” kata dia.

Kemudian, setelah kegiatan selesai, politisi Gerindra itu meminta seluruh pelaku usaha memperhatikan lokasi yang digunakan dalam pasar bazar ramadan tetap bersih dari sampah.

“Tolong beri tambahan tempat sampah di sekitar lokasi, agar tidak berserakan,” kata dia.

Terakhir, ditengah upaya mencegah penyebaran Covid-19, Rudy meminta agar masyarakat tetap memperhatikan protokoler kesehatan. “Tentu tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata dia.

Seperti diketahui, untuk menggairahkan perekonomian warga saat ramadan, Pemda Garut selalu menggelar pasar bazar ramadan. Kegiatan ini diperuntukan bagi seluruh UMKM di Garut untuk menjajakan dagangnya. Ragam produk dijakan Diana, mulai kuliner, fashion dan produk lainnya.

Video terkait:

SHARE