Menu

Jumat, 14 Mei 2021 /

Pasar Ramadan di Garut. (SariAgri/Jayadi)

sariagri.id - Senin, 3 Mei 2021 | 22:30 WIB

Penulis: Jayadi, Editor: Tatang Adhiwidharta

SariAgri -  Pemerintah Daerah (Pemda) Garut, Jawa Barat menggelar kegiatan gebyar Pasar Ramadan mulai hari ini hingga sepekan ke depan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan ragam produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan koperasi bagi masyarakat.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan geliat ekonomi masyarakat saat ramadan terbilang tinggi, meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19. Untuk itu, hadirnya gelaran pasar ramadan mampu diminati masyarakat.

“Hari ini pun mudah-mudahan kegiatan ini juga banyak pembelinya,” ujar dia, di sela-sela sambutannya, Senin (3/5/2021)

Menurut Rudy, pasar ramadan merupakan salah satu kegiatan utama di lingkungan Dinas Pertanian Garut. Kondisi itu, didukung dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Garut, sehingga memudahkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kegiatan yang digawangi Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Garut, serta Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) ini, mengajak para pelaku UMKM serta koperasi di bawah binaan Pemda Garut, untuk mengenalkan sekaligus menjual produknya secara optimal.

Namun meskipun demikian, Rudy meminta agar seluruh pelaku usaha serta masyarakat yang datang tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Pemda Garut Pertanyakan Hilangnya Nama 'Garut' di Proyek Tol Nasional
Optimisnya Garut Menjadi Daerah Pusat Ekonomi Kreatif Nasional

“Saya persilahkan untuk melakukan proses transaksi apalagi di sini mengutamakan kebutuhan pokok, dari mulai beras, ikan, sayuran, gula, dan lain sebagainya,” ujarnya sekaligus mengenalkan gedung baru Freshop, di bilangan Simpang Lima Garut.

Ketua Dekopinda Garut, Tendy Kusmayadi, menambahkan, hadirnya gebyar pasar ramadan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah usaha koperasi dan UKM.

“Tidak hanya pertanian, non pertanian pun diharapkan mampu berdaya saing di era persaingan usaha yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Selain menggairahkan ekonomi warga, munculnya pasar ramadan bisa menjadi ajang ‘warming up’ atau pemanasan untuk menggelar pasar pelaku UMKM dan Koperasi dengan durasi waktu yang lebih lama.

“Minimal dalam satu tahun mungkin tidak hanya pasar Ramadan,” kata dia.

Ada tiga tujuan yang diusung panitia dalam kegiatan pasar ramadan tersebut. Pertama, memperkenalkan produk koperasi dan UKM Kabupaten Garut kepada masyarakat. Kedua, meningkatkan dan memperkuat daya saing usaha koperasi ditengah persaingan usaha yang kompetitif.

“Ketiga, menjaga kesinambungan pengembangan usaha koperasi kearah lembaga usaha yang sehat, tangguh, mandiri dan berdaya saing,” ujar Ketua Pelaksana Acara, Cahyana melengkapi.

Video terkait:

SHARE