Menu

Rabu, 8 Desember 2021 /

Ilustrasi perayaan Idul Fitri di irlandia. (The Irish Times)

sariagri.id - Rabu, 12 Mei 2021 | 16:20 WIB

Penulis: Antoni, Editor: Dera

SariAgri - Meski muslim di Inggris dan Irlandia terbilang minoritas, perayaan Hari Raya Idul Fitri di kedua negara tersebut tetap berlangsung hikmat. Perayaan Lebaran di sana umumnya berlangsung sederhana, namun sarat nuansa kekeluargaan dan persahabatan.

Sama seperti di negara lain, umat muslim pada hari pertama Idul Fitri akan diawali dengan menjalankan salat ied di masjid. Di Irlandia, sekitar 400 Muslim salat Idul Fitri di masjid Dublin yang terletak di Jalan Cilcular. Selain itu, beberapa Muslim di Dublin, termasuk politisi lokal dan tamu undangan juga berkumpul dan merayakannya di Crumlin. Kemudian acara akan dilanjutkan dengan makan bersama. 

Makan bersama

Makan bersama sudah menjadi hal wajib dalam perayaan Idul Fitri di negara manapun, karena kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk membangun kebersamaan satu sama lain, seperti halnya di Irlandia dan Inggris.

Usai menjalankan salat Id, umat Islam di kedua negara akan menyajikan makanan untuk disantap bersama seluruh keluarga. Di Inggris, ada makanan Idul Fitri yang populer, karena pengaruh budaya Asia Selatan, yaitu Samosa, Simeya, Nasi dan Handesh.

Mendekorasi rumah

Tradisi perayaan Idul Fitri di Irlandia dan Inggris juga tak luput dari kegiatan mendekorasi rumah. Umat ​​Islam di Irlandia akan mempercantik rumahnya dengan membersihkan rumah, menambahkan lampu hias dan berbagai ornamen Idul Fitri lainnya.

Memberi hadiah Idul Fitri ditandai dengan kemurahan hati dan saling memberi. Muslim di Irlandia dan Inggris juga akan memberi atau bertukar hadiah satu sama lain. Kado yang diberikan tentunya juga memiliki makna, yaitu menebarkan cinta satu sama lain.

Oleh karena itu, hadiah ini juga bisa menjadi santunan amal (zakat) bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pemberian hadiah berupa uang dan kartu ucapan untuk anak biasanya diberikan oleh orang dewasa.

Baju baru untuk Idul Fitri

Seperti di kebanyakan tradisi, di Inggris dan Irlandia perayaan Idul Fitri juga diwarnai penggunaan baju baru. Mereka akan mengenakan pakaian terbaiknya yang bernuansa islami untuk dipakai saat salat dan berkumpul dengan keluarga maupun kerabat dekat.

Baju Idul Fitri di Inggris, terutama orang keturunan Asia Selatan, biasanya memakai jubba, thawb dan sherwani, sementara wanita biasanya memakai salwar kameez di pagi hari. Tapi, karena muslim di sana banyak yang berasal dari berbagai negara, maka baju lebaran yang mereka kenakan juga sesuai dengan ciri khas negara asalnya masing-masing.

Bersilaturahmi

Usai menunaikan salat Ied di masjid, umat Islam di Irlandia dan Inggris akan mengunjungi rumah kerabatnya terlebih dahulu. Selain itu, kegiatan kunjungan ini sering kali diisi dengan makan bersama dan tentunya saling memaafkan. Usai kunjungan keluarga sebagai prioritas, umat Islam di sana juga akan mengunjungi tetangga, teman dekat dan umat Islam lainnya.

Tak hanya mengunjungi kerabat, umat Islam di Inggris dan Irlandia juga berziarah ke makam orang-orang tersayang dalam perayaan Idul Fitri. Mereka berziarah dan berdoa.

Tidak hanya itu, Di Inggris juga terdapat berbagai festival spesial perayaan Idul Fitri, salah satu festival yang paling diminati setiap tahunnya adalah festival Idul Fitri di Trafalgar Square, London. Festival ini menampilkan berbagai acara, seperti pertunjukan musik, pertunjukan kaligrafi, dan banyak lagi.

Selain pagelaran, dalam festival ini juga terdapat berbagai kios yang menjual berbagai barang hingga kuliner dari berbagai negara, seperti Mesir, Lebanon dan Maroko. Tentunya, festival ini membawa banyak sekali rasa, warna dan budaya dunia Islam.

Video Terkait

SHARE