Menu

Minggu, 26 September 2021 /

Ilustrasi keju. (pixabay)

sariagri.id - Selasa, 20 Juli 2021 | 20:10 WIB

Penulis: Monica Dian, Editor: Dera

SariAgri - Keju identik dengan kuliner Barat atau Eropa. Padahal, lebih dari 7.000 tahun yang lalu, orang-orang prasejarah di Sahara Afrika sudah membuat produk susu, seperti mentega, yogurt dan keju. Bahkan keju menjadi makanan tradisional beberapa masyarakat Afrika.

Melansir dari Taste Atlas, berikut lima jenis keju terpopuler di Benua Afrika. 

Domiati

Acar keju putih yang berasal dari Mesir ini terbuat dari susu sapi dan kerbau baik mentah atau dipasteurisasi. Sebelum renneting, 10-14% garam ditambahkan ke dalam susu. setelah tiga atau enam bulan, keju siap dikonsumsi masing-masing sebagai setengah matang atau matang.

Hasil akhir rasa keju domiati dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain suhu penyimpanan, suhu pematangan, keasaman susu dan pasteurisasi. Namun, kebanyakan orang menggambarkan rasanya asin, sedangkan teksturnya lembut. Nama keju ini diambil dari sebuah kota pelabuhan di Mesir yaitu Damiata.

Kwaito

Kwaito adalah keju gaya gouda Afrika Selatan yang terbuat dari susu sapi. Keju jenis ini memiliki tekstur krim dan rasa ringan. Selain jenis kwaito yang polos dan diasap, ada juga beberapa jenis lainnya yang masing-masing dibumbui dengan bumbu yang berbeda seperti merica hijau, merica hitam atau paprika karnaval.

Baca Juga: Tingkatkan Nilai Ekonomis, Ubi Diolah Menjadi Camilan Keripik Stik
Begini 5 Tips Olah Daging Kurban Cara Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna

Kemariya

Keju ini dibuat oleh wanita lokal dari komunitas asli Wilaya di Aljazair Selatan, khususnya di wilayah Ghardaia dan Naâma. Kemariya adalah keju putih halus yang dibuat dengan susu kambing dengan mengikuti metode tradisional kuno yang melibatkan pemanasan campuran susu mentah dan garam sampai mulai menggumpal, lalu aduk dan tiriskan hingga 24 jam sebelum hasil akhir berubah bentuk menjadi bulat dan pipih.

Keju ini juga disebut sebagai takkmerit oleh orang Berber setempat, keju ini dapat dibuat dengan susu sapi atau susu unta, dan tersedia untuk dikonsumsi sepanjang tahun. Meski bisa dinikmati setiap hari, keju kemariya biasa disantap pada acara-acara perayaan dan hari besar keagamaan seperti Ramadan atau Maulid, serta biasa disandingkan dengan roti atau teh sebagai pelengkapnya.

Ayibe

Keju yang berasal dari Ethiopia ini memiliki ciri rasa ringan dan tekstur yang rapuh, mirip dengan feta Yunani. Keju ini secara tradisional disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan pedas Ethiopia. Karena memiliki sedikit rasa, ayibe sering dipadukan dengan berbagai bumbu ringan atau pedas.

Bouhezza

Bouhezza adalah sejenis keju matang tradisional dari komunitas Chaouia di Pegunungan Aurès, Aljazair. Diproduksi antara bulan Maret dan Juni, keju ini terbuat dari susu kambing atau domba mentah (sekarang juga dengan susu sapi) dengan tambahan lben (susu fermentasi), garam dan tambahan susu mentah.

Video Terkait

SHARE